MANAJEMEN DAN ORGANISASI
BAB 5 (MANAJEMEN
DAN ORGANISASI)
I. MANAJEMEN
I. MANAJEMEN
1)
PENGERTIAN MANAJEMEN
· Definisi
manajemen menurut Oei Liang Lee manajemen adalah suatu ilmu dan seni
merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan serta mengawasi
tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuanya yang telah
ditetapkan.
· Definisi manajemen
menurut James A.F Stoner Manajemen adalah suatu proses perencanaan,
pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi
serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai
tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.
· Manajemen
merupakan sarana untuk mencapai tujuan organisasi dengan memanfaatkan alat yang
tersedia semaksimum mungkin.Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa dalam
mencapain tujuan perusahaan haris memperhatikan secara optimal terhadap
kepentingan-kepentingan yang menyangkut kepentingan konsumen, penanam modal,
karyawan ,pemerintah, masyarakat, supplier.
·
Manajemen
merupakan kegiatan pokok yang dilakukan seorang pimpinan karena dia menjabat
sebagai manajer untuk mengolah input menjadi output melalui proses manajemen.
2) LATAR BELAKANG SEJARAH
MANAJEMEN
Bukti adanya
praktik-praktik manajemen adalah pembangunan piramida di Mesir, pembangunan
tembok besar di Cina. Lalu contoh manajemen lainnya adalah pada era
1400-an, di Venesia, Italia, adanya pusat perdagangan di Benua Eropa. Ada dua
peristiwa bersejarah yang dapat dijadikan sebagai latar belakang dan sejarah
manajemen, yaitu pada tahun 1776, dimana Adam Smith menerbitkan bukunya yang
berjudul The Wealth of Nations, dimana dalam bukunya ia menggagas
manfaat yang dapat diperoleh masyarakat dan organisasi dari penerapan pembagian
kerja (division of labor). Peristiwa yang kedua yaitu, revolusi
industri di Prancis yang terjadi sekitar abad 18, dimana peran tenaga mesin
telah menggantikan tenaga manusia.
3)
FUNGSI MANAJEMEN
Berikut ini adalah fungsi-fungsi
manajemen menurut Para Ahli:
1.
Menurut
George R.Terry
·
Perencanaan
(Planning);
·
Pengorganisasian
(Organizing);
·
Penggerakan
(Actuating);
·
Pengawasan
(Controlling).
2. Menurut Luther M. Gulick
·
Perencanaan
(Planning);
·
Mengorganisir
(Organizing);
·
Melengkapkan
Tenaga Kerja (Staffing);
·
Mengarahkan
(Directing);
·
Menyelaras/Mengkoordinir
(Coordinating);
·
Melaporkan
(Reporting);
·
Menyusun
Anggaran (Budgeting).
3. Menurut Henry Fayol
·
Perencanaan
(Planning);
·
Mengorganisir
(Organizing);
·
Memerintah
(Commanding);
·
Mengkoordinir
(Coordinating);
·
Mengawasi
(Controlling).
4. Menurut Koontz dan O. Donnel
·
Perencanaan
(Planning);
·
Mengorganisir
(Organizing);
·
Melengkapkan
Tenaga Kerja (Staffing);
·
Mengarahkan
(Directing);
·
Mengawasi
(Controlling).
Pada umumnya fungsi manajemen hanya 4 yaitu:
·
Perencanaan
(Planning)
Merupakan kegiatan menetapkan tujuan organisasi dan
memilih cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut.
·
Pengorganisasian
(Organizing & Staffing)
Kegiatan mengkoodinir sumber daya manusia dan material
organisasi agar tujuan organisasi tercapai secara efisien dan efektif. Ada empat bagian penting dalam
pengorganisasian:
-
Staffing
Suatu kegiatan yang melakukan pembagian kelompok-
kelompok kerja menurut jenisnya beserta pengisian orang- orang yang sesuai
dengan keahliannya.
-
Delegation
of Authority
Pendelegasian wewenang dari seorang atasan kepada
bawahannya sesuai dengan struktur organisasi maupun kedudukan bawahan /
kemampuann bawahan.
-
Departementasi
Pengelompokan kegiatan- kegiatan yang jenis untuk
kemudian dipisahkan dengan kegiatan yang lainnya dimana di antara pengelompokan
bawahan.
-
Personalia
Kepegawaian ini sangat penting dalam hubungannya
dengan para bawahan baik hubungan yang sifat formal .
·
Pengarahan
(Leading)
Meliputi kegiatan memberi pengarahan, mempengaruhi,
dan memotivasi karyawan untuk bekerja.
·
Pengawasan
(Controlling)
Bertujuan untuk melihat apakah kegiatan organisasi telah
berjalan sesuai rencana yang ditetapkan.
Fungsi pengawasan mempunyai tiga kegiatan yang harus
dilakukan:
-
Menetapkan
standart yang dipakai
-
Membandingkan
pelaksanaan kegiatan dengan standart
-
Melakukan
koreks
4) CIRI – CIRI MANAJER
PROFESIONAL
Seorang manajer
profesional adalah seorang yang hidup dari profesinya sebagai manajer, bukan
manajer amatiran atau bekerja sambilan. Seorang manajer profesional tentunya
diharapkan betul-betul melaksanakan tugasnya layaknya seorang profesional dalam
bidang lainnya dan mempunyai kemampuan dan pengetahuan yang tinggi untuk
mencapai keberhasilannya.
5) KETERAMPILAN MANAJEMEN YANG
DIBUTUHKAN
Ketrampilan atau kemampuan yang harus
dimiliki seseorang untuk menjadi seorang manajer profesional, yaitu:
·
Keterampilan
Konseptual
·
Keterampilan
berhubungan dengan orang lain
·
Keterampilan
teknik
·
Keterampilan
manajemen waktu
·
Keterampilan
membuat keputusan
II.
ORGANISASI
1) PENGERTIAN ORGANISASI
Organisasi merupakan salah satu sarana untuk mencapai
tujuan perusahaan melalui pelaksanaan fungsi- fungsi manajemen yang dilakukan
seorang pimpinan dengan organisasi yang tercipta di perusahaan yag bersangkutan
.Jadi keberhasilan perusahaan tergantung pada organisasi terutama struktur
organisasi yang dianut. Organisasi
menurut para ahli:
·
Organisasi Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola
hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer
mengejar tujuan bersama.
·
Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap
perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
·
Organisasi Menurut Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem
aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Secara umum
organisasi merupakan salah satu sarana untuk mencapai tujuan perusahaan melalui
pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen yang dilakukan seorang pemimpin dengan
organisasi yang tercipta diperusahaan yang bersangkutan. Jadi keberhasilan
perusahaan tergantung pada organisasi terutama struktur organisasi yang dianut.Kebutuhan
perusahaan akan penting nya peranan organisasi akan di sesuaikan dengan
seberapa besar anggota perusahaannya.Karena semakin sedikit anggota perusahaan
semakin sederhana fungsi-fungsi pengorganisasian yang dilakukan.Demikian juga
kalau perusahaan yang mula-mula anggotanya sedikit kemudian berkembang sehingga
jumlah anggota terus bertambah semakin banyak maka kebutuhan organisasi semakin
besar. Dari definisi di atas disimpulkan
bahwa organisasi mencakup 3 elemen pokok:
·
Interaksi manusia
·
Kegiatan yang mengarah pada tujuan
·
Struktur organisasi itu sendiri.
2) PENTINGNYA MENGENAL ORGANISASI
Semakin ketat persaingan didalam dunia
Global ini sangat penting bagi kita untuk mengenal yang namanya organisasi,
pada dasarnya organisasi itu ditandai dengan:
1. Terciptanya hubungan yang baik antar
anggota.
2. Setiap anggota telah mengetahui
tugas dan tanggung jawabnya dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
3. Spesialisasi dalam melaksanakan
tugas.
3) BENTUK – BENTUK ORGANISASI
a) Organisasi Lini
Organisasi lini atau garis adalah bentuk organisasi
yang didalamnya terdapat garis wewenang yang menghubungkan langsung secara
vertikal antara atasan ke bawahan.
Ciri-cirinya:
·
Jumlah
karyawan sedikit
·
Selain top
manajer, manajer dibawahnya hanya sebagai pelaksana
·
Sarana dan
alatnya terbatas
·
Hubungan atasan
dan bawahan bersifat langsung
Kebaikan:
·
Atasan dan
bawahan dihubungkan dengan satu garis komando
·
Rasa
solidaritas dan spontanitas seluruh anggota organisasi besar
·
Proses
decesion making berjalan cepat
·
Disiplin dan
loyalitas tinggi
·
Rasa saling pengertian
antar anggota tinggi
Keburukan:
·
Ada tendensi
gaya kepemimpinan otokratis
·
Pengembangan
kreatifitas karyawan terhambatan
·
Tujuan to
manajer sering tidak bisa dibedakan dengan tujuan organisasi
·
Karyawan
tergantung pada satu orang dalm organisasi
b)
Organisasi Funsional
Organisasi fungsional adalah suatu organisasi diman
wewenag dari pimpinan tertinggi
dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk
dikerjakan kepada para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus.
Ciri – ciri:
·
Organisasi
kecil
·
Didalamnya
terdapat kelompok- kelompok kerja staf ahli
·
Spesialisasi
dalam pelaksanaan tugas
·
Target yang
hendak dicapai jelas dan pasti
·
Pengawasan
dilakukan secara ketat
Kebaikan:
·
Program
terarah, jelas dan cepat
·
Anggaran,
personalia, dan sarana tepat dan sesuai
·
Kenaikan
pangkat pejabat fungsional cepat
Keburukan:
·
Pejabat
fungsional bingung dalam mengikuti prosedur administrasi
·
Koordinasi
sulit dilaksanakan
·
Pangkat
pejabat fugsional lebih tinngi dibandingkan kepala unit sehingga inspeksi sulit
dilaksanakan.
c) Organisasi Lini dan Staff
Organisasi lini dan staff adalah suatu bentuk
organisasi dimana pelimpahan wewenang berlangsung secara vertikal dan
sepenuhnya dari pucuk pimpinan ke kepala bagian di bawahnya serta masing-
masing pejabat, manajer ditempatkan satu atau lebih pejabat staff yang tidak
mempunyai wewenang memerintah tetapi hanya sebagai penasihat, misalnya mengenai
masalah kearsipan , keuangan, personel dan sebagainya.
Ciri- ciri:
·
Hubungan
atasan dan bawahan tidak seluruhnya secara langsung
·
Karyawan
banyak
·
Organisasi
besar
·
Ada dua
kelompok kerja dalam organisasi sehingga ditekankan adanya spesialisasi:
a.
Personel
Lini
b.
Personel
staff
Kebaikan:
·
Ada
pembagian tugas yang jelas
·
Kerjasama
dan koordinasi dapat dilaksanakan dengan jelas
·
Pengembangan
bakat segenap anggota organisasi terjamin
·
Staffing
dilaksanakan sesuai dengan prinsip the right man on the right place
·
Bentuk
organisasi ini fleksibel untuk diterapkan
Keburukan:
·
Tugas pokok
orang- orang sering dinomor duakan
·
Proses
decesion making berliku-liku
·
Jika
pertimbangan tidak terkontrol maka sering menimbulkan nepotism spoilsystem
patronage
·
Persaingan
tidak sehat antara pejabat yang satu dengan pejabat yang lainnya
d) Organisasi Fungsional dan Garis
Orgaisasi fungsional dan garis adalah bentuk
organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala
bagian di bawanya yang mempunyai keahlian tertentu serta sebagian dilimpahkan
kepada pejabat fungsional yang koordinasinya tetap diserahkan kepada kepala
bagian.
Ciri- ciri:
·
Tidak tampak
adanya pembedaan tugas pokok dan bantuan
·
Spesialisasi
secara praktis pada pejabat fungsional
·
Pembagian
kerja dan pelimpahan wewenang tidak membedakan perbedaan tingkat eselon.
Kebaikan:
·
Solidaritas tinggi
·
Disiplin
tinggi
·
Produktifitas
tinggi karena spesialisasi dilaksanakan maksimum
·
Pekerjaan-
pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak dikerjakan
Keburukan:
·
Kurang
fleksibel dan tour of duty
·
Pejabat
fungsional akan mengalami kebingungan karena dikoordinasikan oleh lebih dari
satu orang
·
Spesialisasi
memberikan kejenuhan
e) Organisasi Matrik
Organisasi matrik disebut juga sebagai organisasi
manajemen proyek yaitu organisasi dimana penggunaan struktur organisasi
menunjukan dimana para spesialis yang mempunyai keterampilan di masing-masing
bagian dari kegiatan perusahaan dikumpulkan lagi menjadi satu untuk mengerjakan
suatu proyek yang harus diselesaikan . Organisasi matrik digunakan berdasarkan
struktur organisasi staf dan lini khususnya di bidang penelitian dan
pengembangan.
f)
Organisasi Komite
Organisasi komite adalah bentuk organisasi dimana
tugas kepemimpinan dan tugas tertentu dilaksanakan secara kolektif oleh
sekelompok pejabat , yang berupa komite atau dewan atau board dengan
pluralistic manajemen.
4) PRINSIP – PRINSIP ORGANISASI
Prinsip dari organisasi menawarkan petunjuk untuk
menciptakan efisiensi dan efektivitas struktur organisasi. Dengan kata lain,
prinsip-prinsip ini adalah kriteria dari proses organisasi yang efisien. Pakar
manajemen menyebutkan, statement khusus terkait dengan prinsip organisasi dalam
manajemen. Beberapa prinsip organisasi itu antara lain:
§
Kesatuan
Tujuan.
§
Divisi Kerja
dan Spesialisasi.
§
Delegasi Kewenangan
§
Koordinasi.
§
Kesatuan
Komando.
§
Fleksibilitas.
§
Sederhana.
§
Rentang
Kendali.
§ Chain of
Command.
§
Prinsip
Pengecualian.
§
Wewenang dan
Tanggung Jawab.
§
Efisiensi.
§
Keseimbangan
yang Wajar.
§
Pemisahan
fungsi lini dan staf.
5) KETERAMPILAN MANAJEMEN YANG
DIBUTUHKAN
Ketrampilan yang
harus dimiliki pada setiap manajer berbeda-beda. Pada tingkatan manajer paling
atas (Top Manager) membutuhkan kemampuan konseptual daripada yang
lainnya. Manajemen paling bawah lebih memerlukan ketrampilan teknikal,
seperti akuntansi, komputer, dan lain-lain. Ketrampilan ketiga, yaitu
ketrampilan berkomunikasi dimana ketrampilan ini dibutuhkan dalam semua
tingkatan manajemen.
6) SEBAB
KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN ORGANISASI
Sebab
keberhasilan dan kegagalan suatu organisasi sangat berhubungan dengan para
anggotanya. Sebab keberhasilan organisasi karena adanya kerja sama yang baik
antara anggota dalam suatu organisasi, sehingga tercipta keberhasilan di dalam
organisasi tersebut. Sebab kegagalan organisasi adalah adanya faktor intern
dalam organisasi tersebut.
sumber:https://uiita.wordpress.com/2013/01/08/manajemen-dan-organisasi/
http://alfiantoromdoni.blogspot.com/2012/01/manajemen-dan-organisasi.html
http://www.jtanzilco.com/main/index.php/component/content/article/1-kap-news/462-prinsip-prinsip-organisasi
http://ulfahfauziyah.blogspot.com/2012/10/bentuk-bentuk-organisasi.html
http://p4hrul.wordpress.com/2010/11/01/manajemen-dan-organisasi/
http://definisimu.blogspot.com/2012/09/definisi-organisasi.html

Komentar
Posting Komentar